Friday, May 8, 2020

Saat Drummer Diuji Pengetahuan Soal Sepakbola, Bagaimana Aksinya?

Mola TVFoto: Dok. Mola TV

Jakarta -

Apa jadinya jikalau kedua keluarga dari dua musisi ditantang wacana sepakbola? Deddy Mahendra (Desta) dan Eno Gitara Ryanto saling beradu pengetahuan wacana bola serta skill mereka dalam bermain bola. ibarat diketahui keduanya merupakan selebriti dengan background seorang penggebuk drum (drummer).

Eno yang hadir dengan Tim Ceketebet dan Desta bersama Tim Destakdestak bersaing untuk memperebutkan hadiah utama nonton pertandingan bola di Inggris. Kira-kira, siapakah yang akan membawa pulang hadiahnya? Dalam tayangan Mola TV, begini keseruannya.

Di awal permainan, Desta dan Eno diberi pertanyaan rebutan untuk menentukan siapa yang berhak main di babak pertama. Pertanyaannya yaitu wacana siapa juara bertahan liga satu Indonesia. Berhasil menjawab benar, Desta bersama timnya pun kesudahannya berhasil main di babak pertama.

Dalam babak pertama terdapat 5 kategori yang berisi pertanyaan seputarnya. Kelima kategori tersebut mencakup Piala Dunia, Inggris, Italia, Indonesia, dan Dunia. Pada babak ini, Desta pun menentukan kategori Inggris untuk dimainkan.

Sempat imbang dengan skor 2-2, kesudahannya tim Destakdestak berhasil menyusul di Rapid Fire, sebuah game di mana para tim harus menjawab pertanyaan dengan cepat. Di babak pertama, kedua tim berhak untuk memperlihatkan challenge kepada tim lawan. Terdapat 4 macam challenge yaitu, juggling, pass to goal, goal keeper throwing, dan penalty shut out.

Di rangkaian permainan terakhir, kedua tim diuji untuk menempatkan bola ke sasaran yang telah ditentukan. Kali ini Tim Ceketebet bisa menghasilkan poin lebih banyak. Poin tersebut nantinya akan diakumulasi dengan babak pertama. Apakah Tim Destakdestak tetap lebih unggul dari Tim Ceketebet?

Semuanya bisa kau saksikan pribadi di Football Family Eps. 2: Eno NTRL vs Desta di Mola TV ,dipandu oleh Ponaryo Astaman. Program ini menyajikan persaingan ketat yang akan mengadu wawasan wacana dunia sepakbola kedua tim.

Tayangan Football Family dan agenda lain di Mola TV bisa disaksikan dalam paket langganan Corona Care Mola TV yang sanggup diakses dengan cara berdonasi mulai dari Rp 0 (donasi doa) sampai Rp 5 juta. Melalui agenda Corona Care, Mola TV mengajak masyarakat untuk turut peduli membantu pemerintah melawan wabah virus COVID-19 di Indonesia. Nantinya setiap proteksi tersebut akan digandakan Mola TV dan disalurkan kepada BNPB dan PMI untuk membantu usaha melawan wabah virus Corona

Henti Jantung konon penyebab meninggalnya maestro Campursari, Didi Kempot. Apa sih Henti jantung itu?

Saat Drummer Diuji Pengetahuan Soal Sepakbola, Bagaimana Aksinya?

Mola TVFoto: Dok. Mola TV

Jakarta -

Apa jadinya jikalau kedua keluarga dari dua musisi ditantang wacana sepakbola? Deddy Mahendra (Desta) dan Eno Gitara Ryanto saling beradu pengetahuan wacana bola serta skill mereka dalam bermain bola. ibarat diketahui keduanya merupakan selebriti dengan background seorang penggebuk drum (drummer).

Eno yang hadir dengan Tim Ceketebet dan Desta bersama Tim Destakdestak bersaing untuk memperebutkan hadiah utama nonton pertandingan bola di Inggris. Kira-kira, siapakah yang akan membawa pulang hadiahnya? Dalam tayangan Mola TV, begini keseruannya.

Di awal permainan, Desta dan Eno diberi pertanyaan rebutan untuk menentukan siapa yang berhak main di babak pertama. Pertanyaannya yaitu wacana siapa juara bertahan liga satu Indonesia. Berhasil menjawab benar, Desta bersama timnya pun kesudahannya berhasil main di babak pertama.

Dalam babak pertama terdapat 5 kategori yang berisi pertanyaan seputarnya. Kelima kategori tersebut mencakup Piala Dunia, Inggris, Italia, Indonesia, dan Dunia. Pada babak ini, Desta pun menentukan kategori Inggris untuk dimainkan.

Sempat imbang dengan skor 2-2, kesudahannya tim Destakdestak berhasil menyusul di Rapid Fire, sebuah game di mana para tim harus menjawab pertanyaan dengan cepat. Di babak pertama, kedua tim berhak untuk memperlihatkan challenge kepada tim lawan. Terdapat 4 macam challenge yaitu, juggling, pass to goal, goal keeper throwing, dan penalty shut out.

Di rangkaian permainan terakhir, kedua tim diuji untuk menempatkan bola ke sasaran yang telah ditentukan. Kali ini Tim Ceketebet bisa menghasilkan poin lebih banyak. Poin tersebut nantinya akan diakumulasi dengan babak pertama. Apakah Tim Destakdestak tetap lebih unggul dari Tim Ceketebet?

Semuanya bisa kau saksikan pribadi di Football Family Eps. 2: Eno NTRL vs Desta di Mola TV ,dipandu oleh Ponaryo Astaman. Program ini menyajikan persaingan ketat yang akan mengadu wawasan wacana dunia sepakbola kedua tim.

Tayangan Football Family dan agenda lain di Mola TV bisa disaksikan dalam paket langganan Corona Care Mola TV yang sanggup diakses dengan cara berdonasi mulai dari Rp 0 (donasi doa) sampai Rp 5 juta. Melalui agenda Corona Care, Mola TV mengajak masyarakat untuk turut peduli membantu pemerintah melawan wabah virus COVID-19 di Indonesia. Nantinya setiap proteksi tersebut akan digandakan Mola TV dan disalurkan kepada BNPB dan PMI untuk membantu usaha melawan wabah virus Corona

Henti Jantung konon penyebab meninggalnya maestro Campursari, Didi Kempot. Apa sih Henti jantung itu?

Thursday, May 7, 2020

Susul Courtois, Aguero Ikut Balapan Di Virtual Race F1

MANCHESTER, ENGLAND - JANUARY 18: Sergio Aguero of Manchester City celebrates scoring his first goal during the Premier League match between Manchester City and Crystal Palace at Etihad Stadium on January 18, 2020 in Manchester, United Kingdom. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)Sergio Aguero ambil bab dalam Virtual Race F1 (Foto: Getty Images/Laurence Griffiths)

Manchester -

Kepiawaian Sergio Aguero bermanuver di lapangan hijau akan diuji apakah sama hebatnya di lintasan balap. Ia ikut serta dalam Virtual Race Formula 1 Minggu ini.

Balapan virtual diadakan sesudah gelaran F1 di lintasan balap bekerjsama harus ditangguhkan jawaban virus Corona. Balapan Virtual F1 akan memasuki seri kelima yang dihelat di Grand Prix Spanyol, Minggu (10/5/2020).

Pada seri kelima ini, Aguero dipastikan akan ambil bab dalam balapan. Penyerang Manchester City tergabung dengan tim Red Bull Racing dan akan menjadi rekan tim dari Alexander Albon. Albon sendiri merupakan juara Virtual Race seri sebelumnya di GP Belanda.

Aguero mengaku tampil di Virtual Race F1 yaitu kesempatan berharga baginya yang merupakan penggemar olah raga motosport. Ia tak sabar untuk segera unjuk kebolehan di lintasan balap selesai pekan nanti.

"Motorsport yaitu salah satu hasrat terbesarku, jadi diberi kesempatan untuk ambil bab dalam GP Spanyol Virtual terang sangat menarik," kata Aguero dikutip dari situs resmi tim Red Bull.

"Saya telah beberapa kali menyaksikan balapan F1. Bisa menguji diri saya di lintasan balap yaitu sesuatu yang menggembirakan."

"Ini akan membawa saya menuju ke level berikutnya dan memberi saya kesempatan untuk bersaing dengan pebalap F1 sesungguhnya. Saya tidak sabar," jelasnya.

Aguero bukanlah pesepakbola pertama yang turut serta dala ajang Virtual Race Formula 1. Sebelumnya sudah ada kiper Real Madrid, Thibaut Courtois dan gelandang Barcelona, Arthur Melo yang sudah ikut meramaikan lebih dulu.

Pada seri kelima, Courtois akan membela tim Alfa Romeo mendampingi Antonio Giovinazzi. Sementara Arthur akan membalap bersama Pierto Fittipaldi di tim Haas.



Simak Video "Aguero Makara 'Tumbal' Kemenangan City Atas Chelsea"
[Gambas:Video 20detik]

Susul Courtois, Aguero Ikut Balapan Di Virtual Race F1

MANCHESTER, ENGLAND - JANUARY 18: Sergio Aguero of Manchester City celebrates scoring his first goal during the Premier League match between Manchester City and Crystal Palace at Etihad Stadium on January 18, 2020 in Manchester, United Kingdom. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)Sergio Aguero ambil bab dalam Virtual Race F1 (Foto: Getty Images/Laurence Griffiths)

Manchester -

Kepiawaian Sergio Aguero bermanuver di lapangan hijau akan diuji apakah sama hebatnya di lintasan balap. Ia ikut serta dalam Virtual Race Formula 1 Minggu ini.

Balapan virtual diadakan sesudah gelaran F1 di lintasan balap bekerjsama harus ditangguhkan jawaban virus Corona. Balapan Virtual F1 akan memasuki seri kelima yang dihelat di Grand Prix Spanyol, Minggu (10/5/2020).

Pada seri kelima ini, Aguero dipastikan akan ambil bab dalam balapan. Penyerang Manchester City tergabung dengan tim Red Bull Racing dan akan menjadi rekan tim dari Alexander Albon. Albon sendiri merupakan juara Virtual Race seri sebelumnya di GP Belanda.

Aguero mengaku tampil di Virtual Race F1 yaitu kesempatan berharga baginya yang merupakan penggemar olah raga motosport. Ia tak sabar untuk segera unjuk kebolehan di lintasan balap selesai pekan nanti.

"Motorsport yaitu salah satu hasrat terbesarku, jadi diberi kesempatan untuk ambil bab dalam GP Spanyol Virtual terang sangat menarik," kata Aguero dikutip dari situs resmi tim Red Bull.

"Saya telah beberapa kali menyaksikan balapan F1. Bisa menguji diri saya di lintasan balap yaitu sesuatu yang menggembirakan."

"Ini akan membawa saya menuju ke level berikutnya dan memberi saya kesempatan untuk bersaing dengan pebalap F1 sesungguhnya. Saya tidak sabar," jelasnya.

Aguero bukanlah pesepakbola pertama yang turut serta dala ajang Virtual Race Formula 1. Sebelumnya sudah ada kiper Real Madrid, Thibaut Courtois dan gelandang Barcelona, Arthur Melo yang sudah ikut meramaikan lebih dulu.

Pada seri kelima, Courtois akan membela tim Alfa Romeo mendampingi Antonio Giovinazzi. Sementara Arthur akan membalap bersama Pierto Fittipaldi di tim Haas.



Simak Video "Aguero Makara 'Tumbal' Kemenangan City Atas Chelsea"
[Gambas:Video 20detik]

Tuesday, May 5, 2020

Karena Takkan Ada Kobe Bryant Tanpa Michael Jordan

Los Angeles Lakers guard Kobe Bryant(L) and Chicago Bulls guard Michael Jordan(R) talk during a free-throw attempt during the fourth quarter 17 December at the United Center in Chicago. Bryant, who is 19 and bypassed college basketball to play in the NBA, scored a team-high 33 points off the bench, and Jordan scored a team-high 36 points. The Bulls defeated the Lakers 104-83.  AFP PHOTO  VINCENT LAFORET (Photo by VINCENT LAFORET / AFP)Kobe Bryant dan Michael Jordan sudah menyerupai kakak-adik (VINCENT LAFORET/AFP)

Los Angeles -

Buat Michael Jordan, Kobe Bryant mungkin tak cuma sekadar "murid". Lebih dari itu, Jordan menganggap Kobe sebagai adiknya sendiri.

Mungkin salah satu penyesalan penggila NBA ialah tidak sempat melihat duel Jordan dan Bryant di atas lapangan untuk waktu lama. Sebab ketika Kobe jadi rookie di LA Lakers pada 1997, Jordan sedang memasuki tahun terakhirnya bersama Chicago Bulls.

Apalagi keduanya juga berasal dari wilayah berbeda sehingga pertemuannya tidak intens sepanjang musim. Salah satu yang diingat tentu ialah ketika keduanya tampil untuk NBA All Star 1997 di Cleveland, Ohio.

Jordan memperkuat Tim Timur sementara Kobe bermain untuk tim Rookie. Meski tak berhadapan langsung, Kobe yang kala itu berusia 19 tahun sudah membetot perhatian Jordan.

Dalam sebuah cuplikan di film dokumenter The Last Dance episode kelima, Jordan meminta rekan-rekan setimnya untuk meragukan Kobe kalau suatu waktu bertemunya. Sebab Jordan sudah mencicipi bagaimana penampilan Kobe.



"Bocah LA Lakers (Kobe Bryant) itu akan membawa semua orang berduel satu lawan satu. Saya tidak akan membiarkan hal itu terjadi," ujar Jordan.

"Saya akan menghadapinya (Kobe Bryant) dalam duel satu lawan satu. Jika saya ialah rekan satu timnya, saya tidak akan membagi bola," sambungnya,

Kobe ketika diakui Jordan begitu menyebalkan alasannya ialah performanya di lapangan. Tapi di luar itu, Jordan begitu mengagumi kemampuan Kobe dan tak segan mengapresiasi tinggi juniornya itu.

Sebaliknya, Kobe pun juga begitu mengidolai Jordan. Wajar saja mengingat Kobe tumbuh besar menyaksikan agresi Jordan bersama Bulls semenjak 1984 sampai balasannya bisa berduel di atas lapangan 13 tahun kemudian.

Meski publik selalu membanding-bandingkan kehebatannya dengan Jordan, Kobe tak mau ambil pusing. Sebab, Kobe tidak akan bisa sesukses ketika ini tanpa sumbangan Jordan.



Dia (Michael Jordan) menyerupai abang pria saya. Saya tidak menyukai perdebatan wacana siapa yang akan menang kalau saya berhadapan satu-lawan satu melawan Michael Jordan," papar Kobe.

"Apa yang Anda lihat ketika saya bermain, semua saya dapatkan dari Michael Jordan. Saya tidak akan mendapat lima kali juara NBA tanpa Michael Jordan," sambungnya.

"Michael Jordan selalu membimbing saya dan memberi banyak nasihat."

Selang sebulan sehabis Kobe memperlihatkan testimoni untuk film tersebut, bencana kecelakaan helikopter merenggut nyawanya final Januari lalu. Dunia berduka, termasuk Jordan yang menangis sedu ketika membaca berpidato di program penghormatan untuk Kobe di Staples Center beberapa waktu lalu.



Simak Video "Air Mata Michael Jordan Teruntuk Kobe Bryant"
[Gambas:Video 20detik]

Karena Takkan Ada Kobe Bryant Tanpa Michael Jordan

Los Angeles Lakers guard Kobe Bryant(L) and Chicago Bulls guard Michael Jordan(R) talk during a free-throw attempt during the fourth quarter 17 December at the United Center in Chicago. Bryant, who is 19 and bypassed college basketball to play in the NBA, scored a team-high 33 points off the bench, and Jordan scored a team-high 36 points. The Bulls defeated the Lakers 104-83.  AFP PHOTO  VINCENT LAFORET (Photo by VINCENT LAFORET / AFP)Kobe Bryant dan Michael Jordan sudah menyerupai kakak-adik (VINCENT LAFORET/AFP)

Los Angeles -

Buat Michael Jordan, Kobe Bryant mungkin tak cuma sekadar "murid". Lebih dari itu, Jordan menganggap Kobe sebagai adiknya sendiri.

Mungkin salah satu penyesalan penggila NBA ialah tidak sempat melihat duel Jordan dan Bryant di atas lapangan untuk waktu lama. Sebab ketika Kobe jadi rookie di LA Lakers pada 1997, Jordan sedang memasuki tahun terakhirnya bersama Chicago Bulls.

Apalagi keduanya juga berasal dari wilayah berbeda sehingga pertemuannya tidak intens sepanjang musim. Salah satu yang diingat tentu ialah ketika keduanya tampil untuk NBA All Star 1997 di Cleveland, Ohio.

Jordan memperkuat Tim Timur sementara Kobe bermain untuk tim Rookie. Meski tak berhadapan langsung, Kobe yang kala itu berusia 19 tahun sudah membetot perhatian Jordan.

Dalam sebuah cuplikan di film dokumenter The Last Dance episode kelima, Jordan meminta rekan-rekan setimnya untuk meragukan Kobe kalau suatu waktu bertemunya. Sebab Jordan sudah mencicipi bagaimana penampilan Kobe.



"Bocah LA Lakers (Kobe Bryant) itu akan membawa semua orang berduel satu lawan satu. Saya tidak akan membiarkan hal itu terjadi," ujar Jordan.

"Saya akan menghadapinya (Kobe Bryant) dalam duel satu lawan satu. Jika saya ialah rekan satu timnya, saya tidak akan membagi bola," sambungnya,

Kobe ketika diakui Jordan begitu menyebalkan alasannya ialah performanya di lapangan. Tapi di luar itu, Jordan begitu mengagumi kemampuan Kobe dan tak segan mengapresiasi tinggi juniornya itu.

Sebaliknya, Kobe pun juga begitu mengidolai Jordan. Wajar saja mengingat Kobe tumbuh besar menyaksikan agresi Jordan bersama Bulls semenjak 1984 sampai balasannya bisa berduel di atas lapangan 13 tahun kemudian.

Meski publik selalu membanding-bandingkan kehebatannya dengan Jordan, Kobe tak mau ambil pusing. Sebab, Kobe tidak akan bisa sesukses ketika ini tanpa sumbangan Jordan.



Dia (Michael Jordan) menyerupai abang pria saya. Saya tidak menyukai perdebatan wacana siapa yang akan menang kalau saya berhadapan satu-lawan satu melawan Michael Jordan," papar Kobe.

"Apa yang Anda lihat ketika saya bermain, semua saya dapatkan dari Michael Jordan. Saya tidak akan mendapat lima kali juara NBA tanpa Michael Jordan," sambungnya.

"Michael Jordan selalu membimbing saya dan memberi banyak nasihat."

Selang sebulan sehabis Kobe memperlihatkan testimoni untuk film tersebut, bencana kecelakaan helikopter merenggut nyawanya final Januari lalu. Dunia berduka, termasuk Jordan yang menangis sedu ketika membaca berpidato di program penghormatan untuk Kobe di Staples Center beberapa waktu lalu.



Simak Video "Air Mata Michael Jordan Teruntuk Kobe Bryant"
[Gambas:Video 20detik]

Monday, April 27, 2020

Awal Mei, Ibl Gulirkan Kompetisi Basket Virtual

IBLIBL Gulirkan Kompetisi Basket Virtual Awal Mei (dok. IBL)

Jakarta -

Indonesia Basketball League (IBL) akan menggelar kompetisi basket virtual. Ajang itu dimulai 4-15 Mei mendatang.

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah, menyampaikan tujuan dibentuk kompetisi virtual ini untuk mengisi acara pemain dalam masa off di tengah pandemi COVID-19.

"Kami ingin penggemar IBL berkesempatan melihat agresi mereka di luar lapangan (kebiasaan)," kata Junas menyerupai dikutip detikSport dalam laman Iblindonesia.com.

Di sisi lain, sebut Junas, cara ini juga sekaligus mendukung imbauan pemerintah yang memberi edukasi pada masyarakat ihwal pentingnya stay at home dan melaksanakan physical distancing di tengah pandemi.



Adapun Esport yang dipertandingkan merupakan permainan bola basket dengan console play station 4. Kompetisi bertajuk IBL Esport competition ini akan dibagi dalam dua periode. Periode pertama 4-8 Mei, selanjutnya 12-15 Mei.

Nantinya, perwakilan dari setiap klub IBL akan saling menjajal kemampuannya dan ditayangkan secara online.

Mereka yang akan tampil di antaranya Sandy Ibrahim (Satria Muda), Daniel Wenas (Louvre Surabaya), Widyanta Wenas (Amartha Hangtuah), Valentino Wuwungan (Pelita Jaya).

"Dengan IBL Esports ini kami juga ingin memperkenalkan IBL kepada komunitas gres serta merangkul para games untuk menjadi penggemar bola basket buat ke depannya," Junas menjelaskan.



Selain itu, Junas juga berharap acara ini bisa rutin dilakukan setiap tahun di setiap agenda off season IBL.

"Pertandingan ini akan ditayangkan di channel utama YouTube kami, IBL TV mulai 4 Mei dan nantinya para penggemar selain bisa menyaksikan, tentunya juga bisa berinteraksi secara langsung" ujarnya.



Simak Video "Jelang IBL 2020, Timnas Basket Boyong 3 Pemain Baru"
[Gambas:Video 20detik]